Bupati Tangerang Terima Penghargaan Smart City Kategori Smart Living

oleh -95 views
Penghargaan Smart City Kategori Smart Living
Bupati Tangerang A. Zaki Iskandar kembali meraih penghargaan Smart City Dimensi Smart Living dari Kementeian Kominfo RI Tahun 2021

TANGERANGKabupaten Tangerang kembali meraih penghargaan Smart City Dimensi Smart Living dari Kementeian Kominfo RI Tahun 2021. Penghargaan tersebut diberikan oleh Dirjen Aptika Kemenkominfo Samuel A. Pangarepan kepada Bupati Zaki secara langsung di ICE BSD Pagedangan Kabupaten Tangerang, Selasa (14/12).

Zaki mengatakan, penghargaan yang diterima itu merupakan salah satu bentuk inovasi dalam rangka memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang masuk menjadi satu program aplikasi layanan Smart City dari Kementerian Kominfo,

“Mudah-mudahan nanti ke depan, akan banyak lagi layanan-layanan yang sederhanakan proses birokrasi, kemudian memberikan pelayanan yang efektif, efisien dan tepat guna bagi masyarakat,” katanya. Smart City Kategori Smart Living

Menurut dia, bukan hanya di sektor kesehatan saja tetapi di sektor ekonomi dan sektor pelayanan publik yang lainnya. Zaki berharap, mudah-mudahan penghargaan tersebut bisa menjadi pemicu semangat bagi yang lain agar terus berinovasi meningkatkan pelayanan bagi masyarakat Kabupaten Tangerang.

Dirut RSUD Balaraja dr. Rr. Reniati turut hadir mendampingi Bupati Tangerang mengatakan ada enam katagori dari Smart living tersebut adalah inovasi tentang aplikasi Siawak Cageur Sistem Aplikasi WhatsApp Terkoneksi Cara Andalan Gawai Elektronik Untuk Rakyat (Si Awak Cageur) dengan layanan di nomor 0813-8805-8882.

“Inovasi Siawak Cageur yang mendapatkan apresiasi dari Kementerian komunikasi informatika merupakan bagian dari aplikasi “Si Jempol” dan akan terus dikembangkan”, jelas Dirut RSUD Balaraja Rr. Reniati. Smart City Kategori Smart Living

Lebih lanjut Reniati, mengungkapkan Siawak Cageur saat ini bisa dilakukan melalui WhatsApp mudahkan dan menjangkau masyarakat. Berbeda dengan aplikasi Si Jempol yang berbasis web, aplikasi Si Jempol ini agak sedikit sulit bagi masyarakat untuk menjangkaunya.

“Kalau melalui WA di kampung, di desa dan di manapun, masyarakat mudah menjangkau dengan aplikasi “Siawak Cageur”. Masyarakat bisa mudah mengakses,” terangnya.

Menurut Reniati, Siawak Cageur memberikan kemudahan lebih banyak menu-menunya, jadi masyarakat bisa mendaftar, menanyakan jam dokter, bisa konsultasi dan juga menanyakan ketersediaan tempat tidur serta apa saja persyaratan untuk BPJS Kesehatan dan lain sebagainya melalui WhatsApp. “Pertanyaan masyarakat yang disampaikan tersebut nantinya akan dijawab oleh mesin secara otomatis”, ungkapnya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.